Integrasi Nilai Anti Korupsi pada Pembelajaran PPKN Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 113 Kota Jambi (Implikasinya dalam Kehidupan Sehari Hari)

Authors

  • Putri Ramadani Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Saidah Ahmad Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Donal Saputra Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.59141/japendi.v7i7.10577

Keywords:

Integrasi Nilai Anti Korupsi, Pembelajaran PPKn, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengenalkan dan membiasakan penerapan nilai-nilai anti korupsi sejak usia dini sebagai langkah preventif terhadap perilaku korupsi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai-nilai anti korupsi yang telah diintegrasikan secara optimal dalam pembelajaran PPKn; (2) strategi guru dalam mengintegrasikan nilai anti korupsi pada pembelajaran PPKn; dan (3) implikasi dari integrasi nilai anti korupsi terhadap perilaku siswa kelas IV SDN 113 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data ditentukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai anti korupsi dilaksanakan melalui tahapan pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi, dan tindak lanjut. Nilai anti korupsi yang diintegrasikan meliputi kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kepedulian, kemandirian, kerja keras, kesederhanaan, keberanian, dan keadilan. Strategi yang digunakan guru meliputi Problem Based Learning (PBL), media PowerPoint, diskusi kelompok, game edukatif, keteladanan, penguatan, pembiasaan, dan refleksi. Integrasi tersebut memberikan implikasi positif terhadap perilaku siswa, yakni siswa menunjukkan perubahan sikap lebih bertanggung jawab, jujur, disiplin, dan peduli dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, keteladanan guru, dan partisipasi siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan waktu, dan pengaruh lingkungan luar sekolah.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Ramadani, P., Ahmad, S., & Saputra, D. (2026). Integrasi Nilai Anti Korupsi pada Pembelajaran PPKN Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 113 Kota Jambi (Implikasinya dalam Kehidupan Sehari Hari). Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(7), 345–361. https://doi.org/10.59141/japendi.v7i7.10577