Model STEM-GBL Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas V pada Materi Siklus Air
DOI:
https://doi.org/10.59141/japendi.v7i5.9981Keywords:
STEM-GBL, berpikir kritis, game-based learning, IPAS, sekolah dasarAbstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi fundamental abad ke-21 yang wajib dikuasai siswa sekolah dasar, namun hasil PISA 2022 menunjukkan skor sains siswa Indonesia hanya mencapai 383 poin, jauh di bawah rata-rata OECD sebesar 485 poin. Kondisi ini diperparah oleh dominasi metode ceramah dalam pembelajaran IPAS, sebagaimana ditemukan dalam observasi awal di SDN Sukodono 1 Sidoarjo, yang menyebabkan siswa cenderung bersikap pasif dan tidak terlatih dalam pemecahan masalah secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran STEM berbasis Game-Based Learning (STEM-GBL) melalui PPT Interaktif berbasis Engineering Design Process (EDP) dan platform Wordwall terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada materi Siklus Air. Landasan teoritis penelitian ini berpijak pada teori Konstruktivisme Piaget dan Vygotsky, Flow Theory Csikszentmihalyi, serta kerangka berpikir kritis Facione yang mencakup enam indikator kognitif dan metakognitif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest pada 28 siswa kelas V-A SDN Sukodono 1. Data dikumpulkan melalui 20 butir soal pilihan ganda berbasis stimulus dan angket regulasi diri 10 item skala Likert. Hasil Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t = -7,926 dengan Sig. < 0,001, dikonfirmasi oleh Wilcoxon Signed-Rank Test (Z = -4,419, Sig. < 0,001). Rata-rata skor meningkat dari 54,64 menjadi 73,39 dengan N-Gain sebesar 0,42 kategori sedang dan Cohen's d = 1,26 kategori besar. Regulasi diri siswa mencapai 66,25% berkategori baik. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model STEM-GBL layak direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran IPAS inovatif yang selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Nadzril Ishlah Azkiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



